Vaksin Sinopharm

Vaksin Sinopharm adalah vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Vaksin Sinopharm ini direncanakan menjadi bagian dari vaksinasi mandiri atau vaksinasi gotong royong di Indonesia.

Vaksin Sinopharm berisi virus Corona yang dimatikan (inactivated virus). Vaksin Sinopharm bekerja dengan cara memicu sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi yang dapat melawan virus Corona.

Vaksin Sinopharm – Alodokter

Vaksin Sinopharm mulai dikembangkan pada awal tahun 2020 oleh China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) yang merupakan perusahaan farmasi milik pemerintah China. Vaksin COVID-19 buatan Sinopharm ini diberi nama BBIBP-Corv.

Dari hasil uji klinis tahap ketiga yang dijalankan oleh Sinopharm di China, vaksin BBIBP-Corv dikatakan memiliki nilai efikasi, yaitu efek perlindungan terhadap COVID-19, sebesar 79,34%. Jumlah ini sudah melampaui standar efikasi minimal yang ditetapkan oleh WHO, yaitu sebesar 50%.

Pengujian vaksin Sinopharm telah dilakukan di sejumlah negara selain China, antara lain Uni Emirat Arab, Maroko, Mesir, Bahrain, Jordan, Pakistan, dan Argentina. Sejauh ini, vaksin Sinopharm telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari otoritas kesehatan di China.

Merek dagang vaksin Sinopharm: –

Apa Itu Vaksin Sinopharm
Golongan Obat resep
Kategori Vaksin COVID-19
Manfaat Mencegah COVID-19
Digunakan oleh Dewasa usia 18 ke atas hingga ≤60 tahun
Vaksin Sinopharm untuk ibu hamil dan menyusui Kategori N: Belum dikategorikan.
Belum ada data yang memadai terkait efektivitas dan keamanan vaksin Sinopharm pada ibu hamil dan ibu menyusui. Vaksin ini tidak boleh digunakan oleh ibu hamil dan ibu menyusui.

Bentuk obat Suntik
Peringatan Sebelum Menerima Vaksin Sinopharm
Vaksin Sinopharm merupakan jenis vaksin yang berasal dari virus mati. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menjalani vaksinasi COVID-19 dengan vaksin Sinopharm, yaitu:

Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Vaksin Sinopharm tidak boleh diberikan kepada seseorang yang alergi terhadap kandungan yang ada di dalam vaksin ini.
Beri tahu dokter jika Anda sedang mengalami demam, sesak napas, batuk, atau gejala COVID-19 lainnya. Vaksin Sinopharm tidak boleh digunakan oleh orang yang sedang mengalami COVID-19.
Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat imunosupresan.
Beri tahu dokter jika Anda menderita penyakit yang melemahkan sistem imun, sedang menjalani terapi dengan obat imunosupresif atau kemoterapi, atau baru saja menjalani transplantasi organ.
Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Beri tahu dokter jika tentang riwayat kesehatan Anda, termasuk jika sedang atau pernah menderita penyakit paru, penyakit autoimun, HIV/AIDS, atau kelainan darah.
Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi setelah penyuntikan vaksin Sinopharm.
Dosis dan Jadwal Pemberian Vaksin Sinopharm
Berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19, vaksin COVID-19 harus diberikan dengan jumlah dosis dan takaran yang sesuai rekomendasi.

Vaksin Sinopharm disuntikkan sebanyak 2 kali dengan jarak 21 hari. Dosis vaksin Sinopharm yang diberikan dalam sekali suntik adalah 0,5 ml.

Vaksin Sinopharm disuntikkan ke otot (intramuskular/IM) di lengan atas dengan alat suntik sekali pakai (auto disable syringes/ADS).

Cara Pemberian Vaksin Sinopharm
Vaksin Sinopharm akan diberikan langsung oleh dokter atau petugas medis di bawah pengawasan dokter di tempat layanan vaksinasi.

Sebelum penyuntikan vaksin, dokter atau petugas medis akan melakukan tanya jawab singkat dan pemeriksaan untuk memastikan Anda dalam kondisi sehat dan siap untuk divaksin. Jika Anda demam saat pemeriksaan, vaksinasi tidak boleh dilakukan.

Vaksin Sinopharm diperuntukkan bagi orang dewasa usia 18–60 tahun. Belum diketahui efektivitas dan keamanan vaksin ini untuk lansia berusia di atas 60 tahun.

Setelah penyuntikan vaksin, Anda akan diminta untuk tetap tinggal di tempat pelayanan vaksinasi selama 30 menit. Hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya KIPI (kejadian ikutan pascaimunisasi).

Penyimpanan vaksin Sinopharm dilakukan oleh petugas vaksin sesuai standar prosedur operasional, yaitu disimpan dalam vaccine refrigerator (lemari pendingin khusus untuk vaksin), dengan suhu 2–8° C, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Walaupun sudah menerima vaksinasi, Anda harus tetap mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Interaksi Vaksin Sinopharm dengan Obat Lain
Belum diketahui efek interaksi yang bisa terjadi jika vaksin Sinopharm digunakan bersamaan dengan obat lain. Untuk mengantisipasi efek interaksi antarobat, beri tahu dokter mengenai obat, suplemen, atau produk herba apa pun yang sedang Anda gunakan sebelum menerima vaksin Sinopharm.

Efek Samping dan Bahaya Vaksin Sinopharm
Berdasarkan analisis data uji klinis tahap 2, efek samping vaksin Sinopharm masuk dalam kategori ringan-sedang, tidak berbahaya, dan bisa pulih dengan cepat. Efek samping yang dapat terjadi setelah disuntik vaksin Sinopharm adalah:

Nyeri dan kemerahan pada area yang disuntik
Demam ringan
Sakit kepala
Rasa lelah
Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping di atas tidak kunjung reda atau semakin berat, juga bila Anda mengalami efek samping lain yang lebih parah. Selain itu, segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi setelah penyuntikan vaksin Sinopharm.

Lihat lebih lanjut mengenai:

Acute Respiratory Distress Syndrome
COVID-19
E-Book COVID-19

https://www.alodokter.com/vaksin-sinopharm

  1. My name’s Eric and I just came across your website – txsportsman.com – in the search results. Here’s what that…

  2. I loved as much as you’ll receive carried out right here. The sketch is attractive, your authored subject matter stylish.…

  3. Hi, i read your blog from time to time and i own a similar one and i was just wondering…

Posted in Uncategorized